Gotong Royong Kebersihan

Bersih-bersih lingkungan musholla al wathaniyah

10 Agustus 2026 07:30 – 08:45 WIB musholla al wathaniyah tualang Kecamatan Tualang 100 peserta
Laporan kegiatan telah dipublikasikan
Dokumentasi kegiatan Bersih-bersih lingkungan musholla al wathaniyah

Ringkasan Kegiatan

Kegiatan gotong royong ini merupakan bentuk aksi nyata warga sekolah dalam merawat fasilitas ibadah demi mendukung kenyamanan kegiatan keagamaan dan pembentukan karakter religius siswa. Kegiatan ini mengusung semangat kerja sama, kebersamaan, dan kepedulian terhadap kebersihan lingkungan sekolah.

Cerita dari Lapangan

Pagi yang cerah di awal Agustus ini terasa berbeda di lingkungan MI Al wathaniyah. Sejak pukul 07.30 WIB, suasana riuh rendah penuh semangat sudah terdengar dari segala penjuru sekolah. Bukan karena ada perlombaan, melainkan seluruh warga sekolah—mulai dari kepala sekolah, guru, karyawan, hingga para siswa—bahu-bahu melaksanakan kegiatan gotong royong akbar dalam agenda "gerakan bersih bersih masjid dan musholla(GEBERMAS) ".Dengan membawa berbagai peralatan dari rumah seperti sapu lidi, kain lap, cangkul, dan kantong sampah, setiap kelas bergerak menuju area tugas masing-masing. Tanpa sekat dan canggung, para guru mendampingi dan memandu langsung jalannya pembersihan, memberikan contoh nyata tentang arti sebuah kerja keras dan kepedulian.Di sudut halaman depan, sekelompok siswa tampak bersemangat mencabuti rumput liar dan merapikan tanaman hias agar taman sekolah kembali asri. Sementara itu, di koridor kelas, suara tawa kecil sesekali terdengar di sela-sela kesibukan para siswi yang bekerja sama mengelap kaca jendela dan mengepel lantai hingga mengkilap. Tidak ketinggalan, area kritis seperti saluran air (selokan) dan penampungan sampah juga mendapat perhatian khusus dari para siswa laki-laki dan penjaga sekolah guna mengantisipasi genangan air di musim hujan.Aktivitas ini tidak hanya berfokus pada kebersihan fisik semata. Di sela-sela kegiatan, terlihat momen indah di mana para siswa saling berbagi air minum, saling bantu mengangkat meja yang berat, dan mengobrol santai dengan para guru. Melalui gurauan sehat dan kerja bersama ini, rasa lelah seolah tersamarkan oleh rasa kebersamaan yang hangat.Tepat pukul 08.45 WIB, bel sekolah berbunyi menandakan aktivitas gotong royong telah usai. Lingkungan sekolah kini tampak jauh lebih bersih, rapi, dan menyegarkan mata. Namun, hasil melampaui sekadar lingkungan yang bersih; kegiatan ini telah berhasil menyiram kembali benih-benih karakter mulia seperti kepedulian lingkungan, kerja sama, dan rasa memiliki (sense of belonging) terhadap sekolah di dalam diri setiap siswa. Sekolah bukan lagi sekadar tempat belajar, melainkan rumah kedua yang kenyamanannya dijaga bersama.

Hasil Kegiatan Bersih-Bersih

25
Kg Sampah
Terkumpul
20
m²
Area dibersihkan
100
Peserta
Terlibat kegiatan

Pengelolaan Sampah

Sampah organik 15 kg
Sampah anorganik 10 kg

sampah dipilah-pilah organik dan anorganik, sampah organik di serahkan ke penjaga sekolah untuk dibuatkan pupuk kompos, sampak an organik di bakar di tempat pembuangan akhir